Daarul Uluum, Istana Pengetahuan Dan Kebijaksanaan

Bertekad menjalankan misinya dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan pendidikan, pengajaran, dan penyiaran Islam, baik khusus maupun umum, dalam bentuk seluas-luasnya.

Penandatanganan MOU Program Jaksa Masuk Pesantren

Kantor Kementerian Agama Kota Bogor berserta Kejaksaan Negeri  Bogor dan Pesantren Daarul Uluum Bogor menggelar Penandatanganan Nota Kesepahaman dalam rangka Program Jaksa Masuk Pesantren (JMP),  bertempat di Aula Kantor Kemenag Kota Bogor, Senin, 2 Otober 2017 .  Acara ini dihadiri oleh Kepala Kankemenag Kota Bogor, Kepala Kejaksaan Negeri Bogor, Kasubbag Tata Usaha, Kepala Madrasah, Kepala KUA, Penyuluh, Pengawas, beserta JFU di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bogor dan beberapa Pimpinan Pesantren di kota Bogor.

Kepala Kantor Kemenag Kota Bogor, H. Ansurullah, SH.,MM dalam sambutannya  mengatakan sangat berterima kasih kepada Kejaksaan Negeri Kota Bogor atas kunjungannya pada kegiatan Penandatanganan  Nota Kesepahaman  dengan Pesantren Daarul Uluum, serta untuk  memberikan penyuluhan hukum dalam Program  “Jaksa Masuk Pesantren” .

“Kegiatan ini merupakan hal yang kami harapkan, mengingat bahwa Kementerian Agama Kota Bogor adalah salah satu kementerian vertikal yang begitu juga dengan Kejaksaan Negeri Kota Bogor,” ujarnya.

Lebih lanjut H. Ansurullah mengatakan langkah-langkah apa yang akan dilakukan oleh Kemenag Kota Bogor untuk melakukan regulasi jangan sampai masuk ke ranah hukum.

“Saya harap Kantor Kementerian Agama Kota Bogor senantiasa selamat di dunia dan akhirat,” tegasnya.

Selanjutnya, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Raden Muhamad Teguh Darmawan, SH.,MM mengatakan Program  Jaksa Masuk pesantren ini dilakukan dalam rangka memberikan penyuluhan hukum kepada Pondok Pesantren, khususnya yang diwakili oleh Pesantren Daarul Uluum pimpinan Ustâdz Iqbal Harafa, S.Ag.  

Bahwa  ini merupakan tugas pokok kami untuk memberikan penyuluhan dalam fungsi pencegahan yaitu yang salah satunya adalah melaksanakan program kesadaran masyarakat taat hukum. Mengingat mayoritas penduduk Kota Bogor beragama  Islam. “Karena itulah kami memilih Pesantren Daarul Uluum  sebagai  awal untuk penandatangan MOU kesepahaman ini,” ujarnya.

Oleh karenanya, pelaksanaan kegiatan di kalangan pesantren, Insya Allah lebih mengena tentunya, dan nantinya dapat ditularkan kepada santri dan masyarakat. Jaksa masuk pesantren ini juga merupakan program baru di kota Bogor yang nantinya juga akan dijadikan sebagai  pilot project program kejaksaa. “Nantinya juga akan diikuti oleh pesantren yang lain pula,” pungkasnya.