Daarul Uluum, Istana Pengetahuan Dan Kebijaksanaan

Bertekad menjalankan misinya dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan pendidikan, pengajaran, dan penyiaran Islam, baik khusus maupun umum, dalam bentuk seluas-luasnya.

Kajari Dicecar Santri Soal Kasus Korupsi

 

Program penyuluhan sadar hukum oleh dengan tema Jaksa Masuk Pesantren disambut antusias oleh para santri dan santriwati di Pesantren Daarul Uluum, Selasa (3/10/2017).

Kegiatan itu pun tidak hanya berisi pemaparan tentang hukum oleh pihak Kejaksaan Negeri Bogor, namun,  pada program penyuluhan itu para santri dan santriwati pun diperkenan untuk bertanya mengenai permasalahan hukum. Dari beberapa pertanyaan para santri banyak yang menanyakan soal masalah korupsi yang terjadi di Indonesia.

 

“Kegiatannya sangat hidup, Bagus sekali kegiatan tanya jawab, rasa rasa ingin tahunya sangat besar, tadi ada beberapa yang menanyakan tentang penanganan kasus korupsi, mereka juga antusias ingin mengetahui  tentang kinerja kejaksaan dan tentang hukum,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Bogor Teguh Darmawan usai mengisi kegiatan.

Teguh menambahkan sebelum program jaksa masuk kampung pihaknya juga telah melaksanakan beberapa program penyuluhan. Diantaranya adalah jaksa masuk kampung, dan jaksa masuk sekolah.

“Sekarang jaksa masuk pesantren, karena santri dan santriwati merupakan aset negara ini,  sehingga dengan melakukan program penyuluhan sadar hukum di pesantren mereka sebagai agen untuk menularkan kepada temannya dan kalangan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Intel Andi Fajar pun ikut menjelaskan tentang bahaya korupsi. Sementara itu Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Daarul Uluum Bogor, Ustâdz Iqbal Harafa, S.Ag mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangat baik dan bermanfaat. “Program jaksa masuk pesantren ini akan memperkuat pembinaan dan pendidikan yang sudah dijalankan sehari-hari di pesantren,” katanya.

Pihaknya pun berharap kegiatan seperti itu pun harus dilakukan secara berkelanjutan.