Daarul Uluum, Istana Pengetahuan Dan Kebijaksanaan

Bertekad menjalankan misinya dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan pendidikan, pengajaran, dan penyiaran Islam, baik khusus maupun umum, dalam bentuk seluas-luasnya.

KALUNG PERMATA PROSA BARZANJĪ BAGIAN KE-4

Setelah kehadiran sang cahaya itu dalam kandungan mencapai, genap, usia dua bulan, demikian menurut pendapat paling populer yang telah teriwayatkan, wafatlah ayahnya, ‘Abdullah, di al-Madīnah al-Munawwarah.

‘Abdullah, ketika itu, sedang berkunjung ke para bibinya dari Banī ‘Adī, satu suku di lingkungan Banī Najjār. Ia berada di tengah-tengah mereka, satu bulan lamanya, dalam keadaan sakit. Mereka menolong dan mengobati sakitnya.

Setelah kehadiran sang cahaya itu dalam kandungan mencapai, genap, usia sembilan bulan qamariyyah, demikian menurut pendapat yang kuat, dan ketika karat-karat zaman harus diangkat, datanglah Āsiah dan Maryam ke hadapan ibunya di malam persalinan bersama sejumlah wanita lain yang suci. Berlangsunglah persalinan hingga sang ibu pun melahirkan Muhammad saw. laksana cahaya yang memancar ke langit-langit…

———-

Engkau pun lahir laksana mentari. Cahaya memancar darimu. Karena kelahiran itu, alam yang cerah semakin mencerah.

Itulah malam bagi lahirnya agama ini. Memenuhlah suka cita dan keceriaan di hari itu.

Itulah hari di mana sang putri mendapatkan anugerah keagungan dengan kandungannya yang tidak pernah diraih wanita lain.

Ia datangi kaumnya dengan membawa bayi yang lebih mulia dari bayi yang pernah dikandung oleh Maryam.

(Itulah) kelahiran yang mendatangkan kebinasaan bagi pelaku kekafiran, pula kehancuran mereka..

Para penyebar berita membisikkan dengan gembira bahwa ia yang terpilih telah lahir dan kenikmatan pun tiba.

———-

Camkanlah ini:

Para ulama serta ahli riwayat dan periwayatan menyarankan posisi berdiri saat disebutnya kelahiran Muhammad saw. yang mulia. Beruntunglah dia yang pengagungannya terhadap Muhammad saw. menjadi tujuannya.

———-

Harumkanlah, wahai Allah, kubur beliau yang mulia itu dengan semerbak aroma wangi shalawat dan salam.


PESANTREN DAARUL ULUUM
BOGOR

Menyelami naskah sastrawi ‘Iqdul Jawhar (Kalung Permata), karya as-Syaikh Ja’far al-Barzanjī Bin Hasan Bin ‘Abdil Karīm.

IQBAL HARAFA, S.Ag