Daarul Uluum, Istana Pengetahuan Dan Kebijaksanaan

Bertekad menjalankan misinya dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan pendidikan, pengajaran, dan penyiaran Islam, baik khusus maupun umum, dalam bentuk seluas-luasnya.


ABWĀB AS-SA’ĀDAH FĪ ASBĀB ASY-SYAHĀDAH

Pintu-pintu Kebahagiaan:
Tentang Sebab-sebab Kesyahidan

Karya: Al-Imām Jalāluddīn as-Suyūthī.

Disarikan oleh: Al-Ustādz Iqbal Harafa

 

Al-Imām as-Suyūthī, dalam kitabnya ini, menyajikan 67 hadits Nabi saw. yang menerangkan tentang beragam sebab yang akan menyetarakan kematian seorang mukmin sebagai kematian seorang syahid walaupun kematiannya itu tak terjadi di medan perang membela agama Allah.

Benang merah yang dapat saya rentangkan setelah membaca satu persatu semua hadits tersebut adalah: kematian sebagai syahid akan melekat kepada diri setiap mukmin yang meninggal dunia bukan karena “sebab-sebab alamiah”.

Yang saya maksud dengan “sebab-sebab alamiah” adalah menurunnya fungsi sistem tubuh secara keseluruhan karena faktor penuaan sel yang memang secara alamiah tidak akan bisa dihindarkan oleh setiap makhluk hidup.

Sebagaimana telah kita ketahui, penuaan sel secara alamiah, pada waktunya nanti, akan menjadi sebab berhentinya secara total sistem penopang kehidupan setiap makhluk hidup.

Maka, selain karena meninggal dunia di medan peperangan membela agama Allah, akan menjadi syahid pula seorang mukmin yang meninggal dunia karena sebab dibunuh, dianiaya, wabah penyakit, menderita sakit tertentu yang berat, tenggelam, terbakar, tertimpa reruntuhan, terjatuh dari ketingggian, diasingkan, difitnah, kelelahan luar biasa karena perjalanan panjang, ibu yang melahirkan, dan sebab-sebab kematian tak alamiah lainnya.

Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji’ūn.

Wallāhu ta’ālā a’lamu bish shawāb.

 

TONTON VIDIO:


*Sumber tulisan: https://www.facebook.com/pengelana.semesta.5