Daarul Uluum, Istana Pengetahuan Dan Kebijaksanaan

Bertekad menjalankan misinya dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan pendidikan, pengajaran, dan penyiaran Islam, baik khusus maupun umum, dalam bentuk seluas-luasnya.

Mengajar adalah sebuah proses belajar yang dilakukan oleh seorang pengajar, guru.” Demikian uraian Ustadz Mukholil pada Sesi Sosialisasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Umum di Pesantren Daarul Uluum Kampus 2, Bogor. Kalimat sederhana, namun, jika direnungkan mendalam, akan menjadi motivasi yang luar biasa.

Belajar” bagi guru tentu berbeda dengan “belajar” yang dilakukan oleh santri. Belajarnya seorang guru adalah sebuah proses persiapan yang dilakukan secara mendalam melakukan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)di kelas, agar materi ajar yang akan ditransfer kepada santri menjadi lebih mudah dipahami.

Proses ‘memahamkan’ tidaklah mudah, dibutuhkan strategi agar proses belajar mengajar menjadi menarik.” Ustadz Mukholil menambahkan. Guru ideal bukan hanya pandai bicara, tetapi juga menguasai materi ajar yang akan disampaikan, terlebih, pandai berbuat, “melakukan”.

Pandai “melakukan” dan “berbicara” saja pun tidaklah cukup tanpa strategi, karena “strategi” lebih penting daripada penguasaan materi aja.

Bagaimana jika guru dipandang dari sisi lain yang bersifat non akademis? Personalitas guru jauh lebih penting daripada penguasaan materi, metode dan strategi. Maka, guru pun harus memiliki rasa kasih sayang terhadap santri yang diajarnya.” Ujar Ustadz Mukholil di akhir paparannya.

Guru yang bagaimanakah kita ini? Semoga menjadi guru yang ikhlas dan jauh dari sifat ria.

Āmīn yā Allāh, yā rabbal ‘ālamīn.

 

– – – – – – – – – –
Judul Artikel: Hakikat Mengajar
Oleh: Ustadz Mukholil
Pewarta: Aas Kartini
– – – – – – – – – –

www.daarululuum.co.id

www.youtube.com/user/daarululuum

https://www.facebook.com/daarululuum.co.id/

https://instagram.com/pesantrendaarululuum?igshid=pdeyegelf35b